cara merubah gamis biasa menjadi baju menyusui menggunakan resleting jepang pada baju gamis



Kali ini saya mendapatkan dua buah gamis berwarna coklat yang hendak di berikan bukaan berupa resleting di bagian depannya pemilik gamis ini adalah seorang ibu yang mempunyai bayi, karena mengalami kesulitan saat menyusui anaknya saat mengenakan baju ini maka dia meminta saya agar merubah gamis biasa ini menjadi baju gamis menyusui dengan cara menambahkan resleting di bagian depannya.  disini saya hanya akan membagikan cara menjahit resleting ke gamis ini satu saja, karena pengerjaannya sama.


Gamis ini berbahan kaos yang melar, pada bagian lehernya tidak terdapat bukaan berupa kancing maupun resleting, hal ini karena bahan baju tersebut yang mampu melar sehingga bisa mengikuti besarnya kepala.



Gamis kaos sudah beberapa tahun ini tetap popular, dan modelnya saya perhatikan gitu-gitu juga tidak terlalu banyak variasi, paling-paling hanya di bagian tangan yang di berikan manset atau karet.

Untuk gamis kaos yang saya dapat ini sebenarnya untuk ukuran sudah pas baik besar maupun panjangnya, namun karena tidak adanya bukaan baju di bagian depan sehingga menyulitkan jika hendak menyusui, oleh karena nya pelanggan jahit saya meminta kepada saya agar di buatkan bukaan depan di baju tersebut.

Sebenarnya selain dengan resleting, kita juga bisa membuat bukaan berupa kancing di bagian depan baju tersebut, namun disini saya menggunakan resleting karena proses pengerjaannya lebih mudah dan praktis.

Jika Anda belum bisa membuat bukaan depan baju model bobok,  silahkan membaca artikel yang sudah pernah saya posting sebelumnya.


Karena banyaknya pelanggan menjahit yang merupakan ibu-ibu mempunyai bayi menyusui yang meminta kepada saya untuk di buatkan bukaan baju menyusui tersebut, akhirnya saya memutuskan untuk membuat tutorial ini, siapa tahu berguna bagi Anda yang mengalami kasus yang sama. Untuk itu silahkan di simak pengerjaannya sebagai berikut.


  • Pertama saya menentukan bagian tengah dari baju tersebut, kemudian saya mengguntingnya sepanjang sekitar 25 cm.





  • Kemudian pinggir kain hasil guntingan tersebut saya obras agar tidak terurai setelah lama di gunakan. sebenarnya jenis bahan kaos baju yang saya jahit ini sepertinya tidak akan terurai walau tidak di obras sekalipun, namun saya tetap mengobrasnya agar terlihat lebih rapi





  • Selanjutnya pasang resleting jepang di bagian guntingan tersebut, bisa dengan menggunakan sepatu khusus resleting jepang, atau sepatu sebelah. Cara memasang resleting jepang dengan menggunakan sepatu sebelah sudah pernah saya bahas di tutorial yang lalu.






  • Setelah resleting terpasang, maka di bagian ujungnya perlu kita lipat dan jahit ke dalam agar lebih rapi.




Setelah semua proses di lakukan dengan benar, maka  pengerjaan pemasangan resleting jepang untuk membuat bukaan baju ini pun selesai. baju gamis melar berbahan kaos biasa ini pun sudah berubah dari gamis biasa menjadi baju gamis untuk menyusui.

Jika Anda mengalami kesulitan menjahit resleting jepang ke kain yang melar, maka berikanlah kain pislin atau violin, di bagian dalamnya sepanjang resleting yang hendak di pasang tersebut. Atau bisa juga dengan di lapisi kertas di bagian atasnya, bisa kertas Koran atau yang lainnya yang penting kertasnya tipis. Jika mau menggunakan karton maka usahakan jangan sampai ikut terjahit karena akan susah di buang setelah terjahit.

Demikian yang bisa saya berikan untuk tutorial kali ini, jika masih ada yang belum jelas, silahkan bertanya di kolom komentar.

Comments

  1. Mas saya kesulitan dalam menjahit bagin bawah dari ritz jepang,ada kah tutor yang jelas untuk bagian bawah supaya mepet

    ReplyDelete
  2. Caranya di jahit menghilang (dari jahitan itu terusin k bawah sedikit nyerong ke tepi kain)

    ReplyDelete

Post a Comment

silahkan bertanya tentang tutorial ini jika belum mengerti

Popular posts from this blog